Nasi Liwet Solo yang Ngangenin

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Nasi Liwet Solo yang Ngangenin
Nasi Liwet Solo yang Ngangenin
Kota Solo dan Soloraya berbeda. Konon katanya lagi, orang-orang perantau asal Wonogiri, Klaten dan/atau Boyolali mengaku mereka adalah orang Solo. Sebetulnya mereka adalah orang Soloraya. Jadi Soloraya adalah sebutan bagi kota satelit di Karisidenan Surakarta yakni terdiri dari Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Klaten dan Karanganyar (1 Kota dan 6 Kabupaten).

Hal yang tak boleh dilewatkan oleh para pengunjung Kota Solo adalah kekhasan kulinernya. Salah satunya yang paling khas dan menarik adalah nasi liwet Solo. Nasi gurih ini biasa dijumpai di warung-warung kuliner di Kota Solo kala pagi dan malam hari. Kuliner yang satu ini memang lebih sedap disantap kala pagi atau malam hari. Nasi liwet menjadi kuliner favorit bagi keluarga Solo. Nasinya yang gurih dan harum membuat banyak orang ingin dan mudah merindukan masakan Solo yang satu ini.

Bagi yang sudah pernah menyantap kuliner Nasi Liwet Solo ini, tentunya dapat merasakan khasanah Jawa nan tradisional dalam penyajian kuliner ini. Disajikan dalam pincuk atau daun pisang yang dilipat menyerupai kerucut mampu menghadirkan rasa Jawanya lebih kental. Sayurnya pun sudah pakem yaitu ada sayur sambal goreng labu siam. Suwiran ayam opor, uritan atau ati dan ampela ayam, telur kukus dan telur rebus serta ditambah pula dengan santan kental yang gurih atau biasa disebut sebagai ‘kumut’ menambah nikmat rasa Nasi Liwet.

Warung-warung kuliner nasi Liwet kebanyakan adalah warung lesehan. Nikmat bukan? Kita bisa bersantai menyantap sajian kuliner ini bersama rekan-rekan atau keluarga. Tampilan lainnya yang khas saat Anda membeli Nasi Liwet Solo adalah penampilan ‘Yu Sego Liwet’, panggilan akrab bagi para perempuan pedagang Nasi Liwet di Kota Solo.

Sego adalah bahasa Jawa dari nasi. Para pedagang nasi liwet memang para perempuan. Mereka tampil tradisional dengan baju model jaman dulu, khas kebaya atau minimal mereka berpenampilan Jawa sederhana dengan cara penataan dagangan secara lesehan dalam wadah-wadah makanan yang khas.
Nasi Liwet Solo yang Ngangenin
Nasi Liwet Solo yang Ngangenin
Nasi Liwet legenda di Solo dapat dijumpai di Nasi Liwet Wongso Lemu di daerah jalan Teuku Umar, Keprabon area Keraton Mangkunegaran atau mudah ditemui di timur Ngarsopuro. Tapi Anda jangan heran ketika harus merogoh kantong secara dalam-dalam usai menikmati Nasi Liwet di Warung Nasi Liwet Bu Wongso Keprabon. Harga nasi liwet di sini lebih tinggi yaitu Rp 10.000 untuk nasi liwet biasa dan Rp 17.000 untuk nasi liwet komplit dengan ati ampela. Lauk pendamping untuk nasi liwet pun cukup lengkap di sini ada potongan ayam dengan harga Rp 5.000, beraneka gorengan dan baceman Rp 1.000.


Selain di  Bu Wongso, wisata kuliner nasi Liwet dapat Anda jumpai di daerah Lojiwetan, Jalan Kapten Mulyadi. Tepatnya di timur bekas banteng atau timur kantor Telkom, terdapat warung nasi liwet Bu Sarmi. Ada juga di daerah Purwosari, dekat dengan Statiun Purwosari Jalan Slamet Riyadi Solo. Warung Nasi Liwet Bu yanti tampil dengan bentuk warung lesehan di barat kantor PLN Solo cukup menjanjikan rasanya. 


ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Nasi Liwet Solo yang Ngangenin"

Posting Komentar